Kematian..!

9:49 AM
Entah dari mana datangnya ide menulis tentang kematian. Dalam hati, ngapain sih menulis tentang kematian. Namun dorongan untuk menulis tentang itu muncul terus menerus. Dan setelah baca sana sini, bagus juga kita sesekali merenung tentang kematian, karena hidup mau tak mau harus sampai kesana.

Merenung akan kematian banyak manfaatnya bagi kita. Dengan mengingat kematian, renungan yang muncul adalah betapa kecilnya kita sebagai bagian dari makro kosmos. Kematian mengingatkan kita untuk selalu mengisi makna dalam hidup ini. Mencari makna hidup menjadi sebuah pencarian manusia. Kematian itu datangnya tidak diundang, ibarat maling masuk rumah. Realitas ini lebih memaksa kita untuk lebih banyak mengisi makna dalam hidup. Pertanyaan kemudian, makna apa yang harus dicari. Sebagai manusia, hidup yang bermakna adalah hidup yang penuh dengan ketulusan, kegembiraan dan berarti buat sesama manusia.

Saya teringat dengan pernyataan seorang Jenderal Purn. Luhut Panjaitan saat melihat almarhum Soeharto. Refleksinya yang muncul adalah: Sebesar, sehebat dan sekaliber apapun, pada akhirnya hanya menempati kotak kecil dan berakhir ke liang kubur. Ini menyadarkan beliau bahwa akan ada akhirnya. Kematian tidak melihat besar, kecil, hebat atau tidak. Dia datang kepada siapapun.

kalau kita bertanya pada seseorang, apakah kamu takut mati, seringkali jawaban yang ada adalah negasinya. “ngapain takut mati”. Namun, bila yang ditanya merenung sebentar, tetap ada sebuah ketakutan. Sebuah tinjauan psikologis mengatakan bahwa saat manusia mati, ada beberapa detik sebuah kepasrahan setelah dengan keras menolak untuk mati. Ada sebuah terowongan panjang, gelap hingga sampai pada kematian.

Ada lima alasan mengapa manusia takut mati:

  1. Karena kita tahu bahwa kematian merupakan sesuatu yang tak tertolakkan, dan tidak pernah tahu kapan, serta selalu dalam ancaman kematian.
  2. Kematian itu tidak pernah jelas, karena kematian bukanlah sebuah pengalaman melainkan akhir dari pengalaman. 
  3. Kematian itu sendiri-sendiri, sekalipun mati bersamaan, namun mati adalah individual. 
  4. Kematian memisahkan kita dari orang yang dicintai dan harapan-harapan yang belum tewujud. 
  5. Kematian merupakan akhir dari sebuah eksistensi. 
Dengan lima alasan ini, sekali lagi, membuat hidup menjadi bermakna menjadi sebuah tuntutan. Tidak ada gunanya sombong atau arogan.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

2 comments

Write comments
Qrc Sweety
AUTHOR
February 25, 2012 at 7:55 PM delete

kematian... adalah tujuan akhir dari sebuah perjuangan ...., atas nama Allah yang menanti perjuangan qta menegakkan agamaNya..
:)

Reply
avatar